Minggu, 30 April 2017

Seni Hidup Untuk Mencapai Kedamaian

Seni Hidup Untuk Mencapai Kedamaian
Seni Hidup Untuk Mencapai Kedamaian

Inilah SENI HIDUP untuk mencapai kedamaian yang tak lekang oleh waktu dan kondisi

Terus terang saya tidak bisa menciptakan lelucon, tetapi ketika melihat seseorang menangis, saya hanya akan meninggalkannya jika ia sudah bisa tersenyum. Tidak banyak yang saya lakukan. Saya hanya memberikan rasa damai dan cinta kepadanya. Saya berpendapat, bahwa orang banyak berpegang pada hal-hal kecil yang menyebabkan mereka selalu berwajah muram. Orang lain pun ikut-ikutan berwajah muram.
Orang merasa sedih sewaktu mereka berpegang erat pada suatu situasi. Mereka lupa bahwa situasi ini berada di luar mereka. Yang harus mereka lakukan adalah MELEPAS SITUASI tersebut.
Kalau mereka bisa melepasnya mereka akan kembali bahagia dan damai. Sering kita ingat hal-hal di masa lampau yang kita ributkan, padahal sebenarnya hanya karena hal-hal sepele.
SENI HIDUP dari dalam mengarah ke luar ini akan membuat kita mampu melepas hal-hal yang ada di luar kita. Kita bisa membangun kekuatan supaya tidak terperangkap lagi. Jika kita melepas hal-hal yang ada di luar, kita akan merasa bebas. Kita akan merasa di dalam kestabilan yang diisi dengan kebahagiaan. Apapun yang terjadi, kita tidak akan kehilangan kestabilan ini. Kebahagiaan memiliki kekuatan damai dan cinta bergabung jadi satu. Di mana ada kedamaian dan cinta, disitu kita merasa menjadi raja. Kita mempunyai martabat diri dan kita merasa sangat kuat, bukan lagi seorang yang mudah marah dan sedih, seperti bayi.
Yang harus kita lakukan adalah menjaga kualitas dari hal-hal yang boleh masuk ke dalam pikiran. Mereka harus suci, maha, dan tegas. Coba lihat hasilnya! Tanpa melakukan segala macam ritual, pembacaan mantra dan lain sebagainya kita akan mengalami pikiran yang damai.
Tanyalah pada diri sendiri,"Apakah saya mempunyai perasaan yang murni dan positif pada orang lain, termasuk pada diri sendiri?"
Apakah saya telah memberi perhatian pada hal ini, dan membuatnya sebagai prioritas?
Perasaan seperti ini akan menimbulkan energi yang mengalir ke luar secara otomatis dan akan melindungi kita dari pengaruh negatif. Jika kita memang telah memberikan perhatian, kita tidak akan membuat kesalahan. Kita tidak akan merasa sedih dan kita tidak memberi kesempatan pada orang lain untuk merasakan kesedihan kita.
Kalau tidak, orang lain akan menaruh perhatian pada kita dan berpikir, "Kasihan orang ini, kok punya banyak masalah!" Kita akan merasa sedih.


EmoticonEmoticon