![]() |
| Langkah-Langkah Mencapai Kesadaran Suci |
Kita harus sadar! Kita harus bangkit bukan saja dari pikiran-pikiran negatif tetapi juga dari pikiran-pikiran biasa yang sia-sia. Karena pikiran-pikiran tersebut merusak kedamaian yang kita butuhkan untuk menyerap energi dan menerima kekuatan dari Tuhan.
Kita lihat!
Permukaan danau yang beriak tidak bisa memantulkan pemandangan bukit dan langit. Yang kita lihat hanya riak dan gelombang danau. Air terlihat keruh. Namun, jika permukaan danau itu tenang, kita bisa melihat kedalamannya.
Demikian juga dengan kita. Kualitas pikiran kitalah yang akan menentukan apakah kita mampu mencintai atau tertarik pada diri kita yang ada di dalam dan juga mencintai Tuhan. Pastikan pikiran kita harus tenang dan suci, meskipun hanya sementara.
Proses kesadaran tentang sifat asli dari diri dan Tuhan bisa diumpamakan dengan proses menyalakan lampu kedip/templok. Anda memerlukan sumbu lampu yang bersih, dan minyak tentu saja. Kemudian setelah api menyala, anda harus melindunginya dari hembusan angin. Saat api menyala, sumbu akan terbakar dan minyak akan terserap.
Sumbu itu adalah kebersihan dalam diri kita. Bersihkan pikiran dan perasaan kita. Hilangkan seluruh rasa sakit atau rasa tidak nyaman yang anda rasakan di masa lampau. Paling tidak lakukan itu hingga api mulai menyala. Rasa khawatir dan keinginan anda tentang masa depan juga harus dihilangkan.
Demikian pula, jangan berpikir tentang orang lain. Kebiasaan membandingkan, rasa iri dan menyalahkan orang lain akan mengacaukan emosi dan ini akan membuat api sulit menyala. Ingat! Yang diperlukan adalah diam, tenang, jauh dari konflik dan kebingungan.
Langkah berikutnya adalah menarik pikiran dan perasaan positif seperti rasa damai, bahagia, menerima dan berbaik hati. Ini diibaratkan seperti minyak bagi lampu tersebut. Ia menciptakan hubungan dengan Tuhan. Karena ini adalah sifat-sifat Tuhan.
Setelah selesai melakukan hal-hal di atas, saatnya menyalakan lampu. Menyalakan lampu di dalam diri dengan api cinta. Hal ini akan berjalan secara otomatis, jika jarak antara anda dan Tuhan semakin dekat. Kemudian energi mengalir. Ini adalah hal yang menakjubkan!
Selama ini ia telah hilang dari hidup kita. Energi cinta inilah yang membuat apa yang ada di dalam kita mengalir keluar. Seperti lampu kedip tadi. Ia akan mencegah hal-hal negatif masuk ke dalam. Hal-hal negatif yang akan menguras rasa damai dan kekuatan diri kita.
Kita harus merasa bahwa Tuhan bersama kita. DIA adalah kawan, sehingga kita memiliki seluruh cinta dan pengertian yang kita butuhkan. Cinta yang laksana minyak dan akan membuat lampu terus menyala, mempendarkan cahaya yang terang. Cahaya tersebut akan terlihat pada pada mata, wajah dan seluruh tindakan kita. Akhirnya ia akan mampu menerangi orang lain.
Perasaan yang saya alamai adalah hal yang biasa. Ini bukan pengalaman supernatural atau mistik. Oleh para cendekiawan pengalaman ini disebut kesadaran yang suci. Memang ada hal-hal yang menakjubkan saat bagaimana ia bertransformasi.
With Love -- Dadi Janki

EmoticonEmoticon